Kemacetan menjadi tantangan tersendiri untuk para pengemudi mobil. Alasannya, pengemudi harus memperhatikan kondisi sekitar dengan lebih ekstra ketika akan melaju.
Belum lagi rasa tidak sabaran yang dapat berujung emosi dan stres. Bahkan tak jarang bisa terjadi cekcok antar pengemudi. Untuk mengatasinya, berikut kami berikan tips berkendara aman saat macet.

1. Posisikan Duduk Anda dengan Nyaman
Munculnya stres ketika berkendara di tengah kemacetan dapat muncul karena Anda sudah lelah.
Untuk mengantisipasinya, Anda dapat mencoba mencari posisi duduk nyaman untuk menghindari kaki dan punggung agar tidak pegal.
Ingat, posisi duduk yang salah atau tidak nyaman dapat mengganggu fokus Anda. Maka dari itu, sebelum Anda berangkat, atur kursi agar sesuai dengan tubuh Anda.
2. Menyediakan Cemilan dan Mendengarkan Musik
Apabila Anda sudah tahu bahwa perjalanan Anda harus melewati kemacetan, maka sediakan cemilan di mobil Anda.
Jalanan yang macet bisa membuat Anda bosan dan lapar. Akhirnya muncul rasa stres dan marah. Untuk mencegahnya, Anda dapat mengunyah camilan atau minum kopi agar suasana hati Anda tetap terjaga.
Selain nyemil, Anda juga bisa mendengarkan musik favorit untuk mencegah stres. Musik dapat membantu Anda lebih rileks.
3. Jangan Melanggar Aturan
Tips berkendara aman saat macet selanjutnya wajib Anda lakukan, yakni jangan melanggar aturan. Jangan pernah mengambil jalur beda arus hanya untuk keluar dari kemacetan. Tindakan tersebut membahayakan Anda dan pengendara lainnya.
Selain itu, pengendara yang sering tidak mematuhi aturan umumnya rentan terlibat pertengkaran dengan pengendara lain karena telah mengganggu keselamatan dan kenyamanan.
4. Kurangi Berkendara dengan Setengah Kopling
Ketika mobil hanya dapat bergerak dengan lambat pada situasi macet, memang menginjak kopling akan memudahkan.
Tetapi tindakan berkendara dengan setengah kopling tersebut dapat menyebabkan kanvas dari persneling dan rem jadi cepat aus.
Apabila kondisi kemacetan tak bergerak terjadi cukup lama, lebih baik mengaktifkan rem tangan dan menetralkan persneling.
5. Pastikan Transmisi Netral
Tips berkendara aman satu ini untuk mengurangi risiko terlepasnya pedal kopling karena Anda lupa bahwa transmisi masih dalam posisi yang aktif.
Maka dari itu pastikan Anda memposisikan transmisi mobil pada kondisi yang netral. Apabila Anda menggunakan mobil matic, jangan berhenti pada transmisi D lama-lama karena dapat membuat bahan bakar Anda cepat habis.
6. Jangan Berhenti secara Mendadak
Agar Anda dan pengemudi lain tetap aman saat macet, maka jangan berhenti secara mendadak. Alasannya karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan, misalnya terjadi tabrakan dari area belakang.
Apabila Anda ingin berhenti, coba untuk kurangi dulu kecepatan secara bertahap. Caranya dengan mengurangi tekanan pada bagian pedal gas. Cara tersebut akan memberikan waktu pada kendaraan di belakang Anda untuk merespons.
Agar tidak harus melakukan pengereman mendadak, sebaiknya Anda tidak mengemudikan mobil dengan kecepatan yang tinggi. Ketika terjebak kemacetan selalu pacu mobil Anda dalam kecepatan rendah dan maju perlahan-lahan.
7. Tetap Fokus, Jangan Emosi
Saat macet pasti ada saja kejadian atau tindakan dari pengendara lain yang membuat Anda jengkel dan kesal.
Walaupun sedang jengkel, jangan sampai Anda melampiaskan emosi. Anda harus saling menghormati dan menjaga omongan agar suasana dalam berkendara tetap nyaman.
Jika ada hal yang mengganggu, cuek saja dan fokuskan diri untuk berkendara. Menjaga emosi akan menghindari pertengkaran yang mungkin bisa terjadi antar pengguna jalan.
Kemacetan memang membuat siapapun resah apalagi jika tubuh sudah lelah. Namun bukan berarti Anda melanggar lalu lintas untuk keluar dari kemacetan. Semua yang terjebak macet juga ingin sampai tujuan sesegera mungkin.
Agar Anda tidak bertindak sembarangan dan mengancam keselamatan bersama, terapkan tips berkendara aman yang telah kami bagikan di atas.



