Di tengah rutinitas pekerjaan yang super padat membuat banyak orang yang memilih opsi olahraga malam. Tidak salah dan sah-sah saja. Namun, tak sedikit orang yang takut berolahraga malam hari karena takut susah tidur.
Benarkah? Pernyataan olahraga pada malam hari membuat susah tidur banyak diyakini oleh masyarakat. Untuk itu, simak pembahasan terkait olahraga malam mengganggu tidur atau tidak berikut ini!
Mitos atau Fakta, Olahraga Malam Bikin Susah Tidur?

Banyak orang awam yang percaya bahwa olahraga pada malam hari membuat sulit tidur. Namun pada faktanya, sebuah studi tahun 2011 mengatakan bahwa seseorang cenderung tidur lebih nyenyak setelah berolahraga selama 35 menit pada malam hari.
Selain itu, mayoritas orang yang berolahraga setiap saat, termasuk olahraga malam hari memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak olahraga sama sekali.
Namun, potensi sulit tidur setelah olahraga malam dapat mungkin terjadi. Khususnya jika Anda melakukan olahraga dengan intensitas tinggi 1-2 jam sebelum tidur.
Hal ini dikarenakan hormon adrenalin dan kortisol (stress) dapat lebih meningkat di dalam tubuh. Belum lagi suhu dan metabolisme tubuh yang meningkat. Inilah pentingnya jeda saat olahraga malam dan waktu tidur.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Olahraga Malam
Untuk itu, agar efisiensi olahraga malam dapat lebih tinggi dan tidak mengganggu kualitas tidur Anda, maka perlu memerhatikan beberapa aspek penting. Berikut hal yang harus Anda lakukan saat olahraga malam:
1. Tetapkan Rutinitas Tidur
Pertama, Anda harus menetapkan rutinitas tidur. Misal, Anda sudah harus berada di posisi nyaman di atas tempat tidur pada pukul 9 atau 10 malam. Maka dari itu, Anda harus memulai olahraga malam lebih awal.
Tujuannya agar sebelum pukul 9 malam, Anda sudah istirahat dan membersihkan diri pasca berolahraga. Dengan begitu, Anda tidak mengalami kesulitan tertidur karena tubuh sudah lebih rileks.
Rutinitas tidur ini dapat dibangun menjadi kebiasaan. Karena kualitas tidur yang baik dimulai dari rutinitas yang konsisten.
2. Pastikan Jenis Olahraga
Hal kedua yang harus diperhatikan adalah jenis olahraga yang dilakukan. Saat Anda rutin olahraga malam, hindari olahraga dengan intensitas tinggi seperti HIIT atau lari cepat.
Perhatikan detak jantung Anda selama berolahraga dan pastikan tidak menyentuh angka terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan saat tubuh melakukan aktivitas tinggi, maka metabolisme tubuh lebih aktif.
Maka dari itu, disarankan Anda untuk melakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang. Misalnya olahraga yoga, pilates dan weightlifting ringan.
3. Bangun Suasana Tidur Nyaman
Tidak ada salahnya untuk membangun suasana tidur yang nyaman. Matikan semua gadget 30 menit sebelum Anda siap-siap tidur dan matikan lampu kamar tidur agar suasana redup dapat membantu Anda mudah tertidur.
Jika setelah 15-20 menit Anda masih kesulitan untuk tidur, coba pindah ke ruangan lain atau membaca buku dengan tenang dan cahaya redup. Tujuannya agar Anda dapat lebih cepat mengantuk.
Anda juga bisa memanfaatkan white noise yang terpasang pada smartphone. Suara-suara lembut seperti itu dapat membangun suasana yang tenang, rileks dan membuat mudah mengantuk.
Kesimpulannya, kesulitan tidur pasca olahraga malam hanya mitos belaka. Namun, tetap berpotensi terjadi jika intensitas olahraga terlalu tinggi dan tidak membiasakan diri untuk tidur tepat waktu.
Selain itu, pastikan juga tubuh Anda fit agar manfaat olahraga lebih optimal. Jangan sampai karena olahraga di malam hari, Anda justru menjadi rentan terkena penyakit seperti kelelahan dan sesak napas.



